Semesta Buku Yogyakarta di GIK UGM Hadir Bersama Pasetaky #4 dan Jakal Bookshop Festival 2026

Suasana Semesta Buku Yogyakarta di GIK UGM, pengunjung memilih buku di area Student Center Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM

Semesta Buku Yogyakarta di GIK UGM berlangsung pada 21 sampai 30 Agustus 2026 dengan menempati area Student Center Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM. Perhelatan buku yang dibawa Gramedia ini merupakan bagian dari rangkaian Semesta Buku 2026 yang singgah di sejumlah kota di Indonesia, dan Yogyakarta menjadi salah satu titik penyelenggaraannya.

Suasana Semesta Buku Yogyakarta di GIK UGM, pengunjung memilih buku di area Student Center Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM

Semesta Buku Yogyakarta di GIK UGM berlangsung pada 21 sampai 30 Agustus 2026 dengan menempati area Student Center Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM. Perhelatan buku yang dibawa Gramedia ini merupakan bagian dari rangkaian Semesta Buku 2026 yang singgah di sejumlah kota di Indonesia, dan Yogyakarta menjadi salah satu titik penyelenggaraannya.

Selama sepuluh hari, GIK UGM tidak hanya menjadi lokasi pameran buku. Semesta Buku Yogyakarta dirangkai bersama Pasetaky #4 atau Pasar Seni Cetak Yogyakarta yang membawa 11 komunitas seni grafis ke dalam satu ruang. Rangkaian ini juga terhubung dengan Jakal Bookshop Festival 2026 yang berjalan pada 20 sampai 30 Agustus 2026 di kawasan Jalan Kaliurang dengan melibatkan 14 toko buku.

Melvi, Content & Business Development Asst Manager Gramedia, menilai Yogyakarta memiliki ekosistem literasi yang hidup dan terus tumbuh lewat toko buku, komunitas, serta ruang ruang kreatif yang berkembang bersama masyarakat. Melalui penyelenggaraan di GIK UGM, Gramedia ingin menghadirkan pengalaman yang mempertemukan buku, gagasan, dan orang orang yang mencintai literasi dalam satu tempat.

Program yang dihadirkan cukup padat. Ada talkshow History Lebih Dalam: Le Petit Prince & Tin Tin, Sebuah Kota Sebuah Umpama bersama Ubai Dillah Al Anshori, Art Talk: Seni Cetak di Era Digital dari Pasetaky, diskusi buku Semua Ikan di Langit bersama Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie, Character Lab: Beyond the Page bersama Komunitas Semut Merah Kaizen, serta Ruang Kolaborasi Pemuda x Semesta Buku yang menghadirkan Muhamad Asruri Faishal Alam, Ir. Imam Taufik, dan Arfi Hidananto. Penulis Filosofi Teras, Henry Manampiring, juga mengisi salah satu sesi talkshow.

Di luar panggung diskusi, pengunjung bisa mengikuti workshop dan aktivitas terbuka seperti From Paper Waste to Wonder bersama Earth Hour Jogja, Berbagi Cerita bersama Berproses di Jogja, Try Out TKA SD dan SMA, Donor Darah Semesta Yogyakarta bersama PMI, serta Sketching & Sharing bersama Indonesia’s Sketchers Jogja. Sejumlah sesi lain menghadirkan Romo Setyo, Ruhaeni Intan, Awi Chin, Ni Made Purnamasari, dan Ramayda Akmal.

Bagi pemburu buku, tersedia koleksi Back to School dan Back to Campus, merchandise Semesta Buku dan Makarya Art Studio, ribuan judul dari berbagai genre dengan diskon hingga 90%, serta flash sale dengan penawaran terbatas selama acara berlangsung.

Kehadiran Semesta Buku Yogyakarta di GIK UGM memperkuat peran gelanggang sebagai ruang publik yang mempertemukan pelaku perbukuan, seniman, komunitas, dan masyarakat umum dalam satu agenda. Acara ini menjadi bagian dari gerakan Nusa Membaca, inisiatif berkelanjutan yang memperluas akses terhadap bacaan berkualitas dan mendorong tumbuhnya minat baca.

Bantu orang lain tahu juga share artikel ini