GIK Exhibition Series #2 Resmi Dibuka, 8 Pameran Seni Gratis di Jogja Sepanjang Agustus 2026
Pameran seni Jogja Agustus 2026 kini punya satu titik kumpul baru. Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada (GIK UGM) resmi membuka GIK Exhibition Series #2 pada 21 Agustus 2026, menghadirkan delapan program pameran hasil kolaborasi bersama 11 mitra kolaborator. Seluruh program berlangsung di kawasan GIK UGM, Bulaksumur, dan dapat dikunjungi gratis oleh masyarakat umum hingga 10 September 2026.
GIK Exhibition Series adalah program pameran yang dikembangkan GIK sebagai ruang presentasi, apresiasi, dan pertemuan bagi berbagai praktik kreatif. Setelah edisi perdananya mendapat respons positif dari publik, penyelenggaraan kedua tahun ini memperluas cakupan lewat kolaborasi dengan institusi kebudayaan, asosiasi profesi, komunitas, praktisi, dan organisasi kreatif yang punya latar praktik berbeda.
Edisi kali ini juga menjadi bagian dari Jakal Design Week (JDW) 2026, rangkaian yang memetakan dan menghubungkan aktivitas kreatif di sepanjang Jalan Kaliurang. Lewat keterlibatan tersebut, pameran tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari ekosistem kreatif yang melibatkan banyak ruang dan pelaku di kawasan itu.
Pembukaan GIK Exhibition Series #2 ditandai peresmian Escape Reloaded: Générations Numérique, pameran seni digital internasional hasil kolaborasi GIK UGM bersama Kedutaan Besar Prancis di Indonesia melalui Institut français d’Indonésie (IFI). Inilah kali pertama Escape dipresentasikan di Asia Tenggara setelah sebelumnya hadir di lebih dari 40 negara lewat jaringan Institut Français dan Alliance Française. Pameran ini dapat dikunjungi di Galeri Bulaksumur pada 21 Agustus – 10 September 2026, pukul 10.00 – 20.00 WIB.
Escape mempertemukan karya seniman kontemporer dari Prancis dan sejumlah negara lain untuk melihat kembali perkembangan teknologi digital dalam tiga dekade terakhir. Kerangkanya dibangun lewat dua tema, La Révolution Numérique (Digital Revolution) dan Le Code Est La Loi (Code is Law), yang menjadi pintu masuk untuk membaca hubungan antara teknologi dengan perubahan sosial dan budaya. Sebanyak sebelas karya ditampilkan dengan medium beragam, mulai dari instalasi interaktif, film, video game, fotografi, arsip virtual, hingga karya berbasis web. Persoalan yang diangkat bergerak dari nostalgia terhadap internet generasi awal sampai pengawasan berbasis data, kapitalisme platform, jejak digital, kehidupan di ruang virtual, serta kemungkinan relasi manusia dengan kecerdasan buatan.
“Escape memberikan kesempatan kepada publik untuk melihat perkembangan teknologi digital melalui perspektif seni. Kehadiran Escape di Yogyakarta juga menjadi bagian dari upaya memperluas percakapan mengenai seni digital di Indonesia,” ujar Margaux Nemmouchi, Direktur Institut français d’Indonésie (IFI) Yogyakarta.
Escape merupakan kolaborasi GIK UGM, Institut Français, OrthoLab, dan Art Pack Service, dengan dukungan Gameloft Indonesia. Kehadirannya sejalan dengan semangat Deklarasi Bersama Indonesia dan Prancis mengenai Strategi Kebudayaan yang diadopsi presiden kedua negara pada Mei 2025.
Masih di Galeri Bulaksumur, ARTBUFF: Concept Art Exhibition hadir sebagai hasil kolaborasi GIK UGM bersama Ortholab dengan dukungan Gameloft. Pameran ini membuka ruang bagi praktik concept art, bidang yang menjadi fondasi visual dalam industri gim dan hiburan digital, dan dapat dikunjungi pada 22 Agustus – 10 September 2026, pukul 10.00 – 20.00 WIB.
Arsitektur kerap dipahami sebagai sesuatu yang besar dan kompleks. International Architecture Postcard Exhibition membawanya ke titik yang lebih dekat dan personal lewat format kartu pos. Pameran ini diselenggarakan AGNY, studio kreatif berbasis Yogyakarta, bersama GIK UGM, IAI Yogyakarta, Prodi Arsitektur UGM, dan Program Profesi Arsitektur UGM, sebagai bagian dari Jakal Design Week 2026. Publik dapat mengunjunginya di CollabHub by Paragon pada 21 – 27 Agustus 2026, pukul 10.00 – 17.00 WIB.
Sebanyak 35 karya ditampilkan, terdiri dari 10 karya arsitek internasional asal Singapura, Malaysia, Pakistan, dan negara lainnya, karya arsitek nasional, serta karya terbaik tugas akhir mahasiswa S1 Arsitektur UGM dan Program Profesi Arsitektur UGM. Pengunjung tidak hanya menikmati karya, tetapi juga diajak mengirimkan kartu pos pilihan mereka sendiri, menjadikan pameran ini sekaligus ruang keterlibatan publik.
Rangkaian program Postcard dibuka pada 21 Agustus 2026 pukul 18.00 dengan talkshow bersama tiga arsitek dari latar berbeda, yaitu Bagus Sinang dari PDO Architect Jakarta, Wisnu Bayuaji dari BC+A Atelier Jogja, dan Wen Tian Chio dari Chio Architect Singapura, dipandu Maria Ariadne Dewi dari Arsitektur UGM. Program berlanjut pada 24 Agustus 2026 lewat workshop workflow modeling arsitektur menggunakan software Svein Studio, serta aktivasi Press a Postcard bersama Mcmurs Letterpress Yk yang mengajak pengunjung mencetak kartu pos dengan mesin letterpress manual. Pameran ditutup pada 27 Agustus 2026 dengan talkshow dari Svein Studio mengenai pemanfaatan Unreal Engine dan teknologi 360° untuk mengomunikasikan desain melampaui gambar statis. Seluruh rangkaian ini didukung Intel, Kana Komputer, Sedekat Imaji Rupa, Mcmurs Letterpress Yk, dan Svein Studio.
GIK UGM bersama Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) Chapter Yogyakarta menghadirkan Narimo Ing PunkDoomed pada 29 Agustus – 5 September 2026 di CollabHub by Paragon, pukul 09.00 – 21.00 WIB. Judulnya berangkat dari permainan kata atas filosofi Jawa “narimo ing pandum”, sikap menerima dengan tulus segala pemberian Tuhan, yang kemudian dipertanyakan kembali di tengah berbagai ketidakpastian kehidupan, yaitu di mana batas antara menerima keadaan dan menyerah pada keadaan.
Karya yang ditampilkan mengeksplorasi dinamika kehidupan masyarakat Yogyakarta, termasuk bagaimana seseorang berdamai dengan keadaan tanpa kehilangan keberanian untuk terus bergerak dan menciptakan perubahan. Pameran ini menghadirkan karya desainer grafis dari berbagai daerah di Indonesia, dari profesional hingga talenta baru, dengan banner sebagai medium utama penyajian. Selain pameran karya, program ini diramaikan pertunjukan banner, professional showcase, student showcase, gelar wicara, workshop, live art performance, serta gerai merchandise.
Dua program lain lahir dari kolaborasi GIK UGM bersama YYAF. DESINGN: Dosa dan Kebisingan Industri menempati Selasar GYM Lantai 2, sementara PRINT STREET: Street Furniture Showcase hadir bersama Autoconz di area Hutan Pinus A dan B. Keduanya berlangsung pada 21 Agustus – 5 September 2026 dengan jam kunjungan paling panjang di antara program lainnya, yaitu 10.00 – 22.00 WIB.
Bertempat di Art Gallery D pada 22 Agustus – 2 September 2026, pukul 10.30 – 21.30 WIB, Menaut Waktu dan Merekam Jejak mempertemukan Jay Afrisando, KITLV, dan IIS UGM dalam satu proyek pameran. Kolaborasi ini memperluas perspektif GIK Exhibition Series lewat pertemuan antara praktik artistik, dokumentasi, arsip, dan konteks pengetahuan yang lebih luas.
Di luar program pameran, GIK UGM berkolaborasi dengan Semesta Buku Gramedia menghadirkan Semesta Buku Jogja: Book Festival di Student Center pada 21 – 30 Agustus 2026, pukul 10.00 – 20.00 WIB. Program ini melengkapi rangkaian GIK Exhibition Series #2 dengan menghadirkan buku dan aktivitas literasi sebagai medium pertemuan lain antara publik dan gagasan.
Rangkaian GIK Exhibition Series #2 juga dilengkapi program publik. Salah satunya Gameloft Art Director Seminar pada 4 September 2026, yang menghadirkan praktisi industri gim untuk membahas proses kreatif, visual storytelling, serta perkembangan peran seni dalam industri gim global.
Seluruh program GIK Exhibition Series #2 berlangsung pada waktu dan lokasi yang berbeda serta dapat diakses publik secara gratis. Format ini memungkinkan setiap kolaborasi mempertahankan karakter dan pendekatannya masing-masing, sekaligus tetap terhubung dalam satu rangkaian program. Bagi GIK UGM, penyelenggaraan rangkaian ini menjadi bagian dari pengembangan program yang mempertemukan seni, inovasi, teknologi, dan masyarakat, sekaligus memperkuat posisi GIK sebagai ruang pertukaran pengetahuan dan praktik kreatif lintas disiplin.
Seluruh pameran berlokasi di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM, Jalan Pancasila No. 1, Bulaksumur, Caturtunggal, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, lokasi, jam kunjungan, dan mekanisme akses setiap program dapat diperoleh melalui Marcomm GIK UGM di +62 895-0175-7147 atau platform GIK EXHIBTION.